Margin Call Bikin Muntah

Sudah tak terhitung lagi saya mengalami margin call selama saya trading, hingga saya bosan dan mual ketika mengalaminya. Ada yang loss besar, loss kecil bahkan ada yang loss dengan jumlah fantastis. Tapi hal itu membuat saya tidak patah semangat dalam menggeluti dunia trading ini. Seperti orang jatuh cinta, saya akan berusaha keras untuk mendapatkanya.

Kali ini saya mengalami margin call lagi dengan jumlah yang cukup lumayan dengan nominal puluh ribuan dollar tapi margin call kali ini saya bersyukur. Karena setiap saya mengalami margin call saya selalu mengkoreksi dan mengembangkan trading system agar tidak mengalami margincall di tradingan berikutnya.

Sebagian dari anda yang baru atau sudah lama trading mungkin pernah mengalami hal yang sama dengan saya. Menghabiskan modal trading sehingga bingung ketika sudah menemukan feel dan cara baru bingung memulai nya kembali. Yak itulah yang saya kadang abaikan, tidak punya modal lagi ketika trading system telah di perbarui. Bangkit setelah MC adalah bagian dari money management, karena ketika profit anda tidak menyisihkan keuntungan atau tidak menarik modal sehingga ketika margin call modal ikut habis.

Berikut saya bagikan tips dan trick saya ketika mengalami kerugian dan melakukan “come back” dengan cepat tanpa ada rasa sedih yang berlebihan.

  1. Gunakan uang nganggur dalam trading

Ini hal yang paling utama ketika memulai trading. Anda harus gunakan uang yang siap hilang kapan saja sesuai dengan kemampuan anda. Karena trading itu berhadapan langsung dengan pasar, dan apa saja bisa terjadi di pasar sehingga anda harus siap menghadapi resiko terburuk dari trading yaitu kehilangan uang yang anda depositkan.

  1. Trading lah dengan stoploss

Mungkin saya pernah mengajarkan kepada teman saya trading dengan stoploss dengan mengandalkan lot yang kecil. Saya pribadi sudah mencobanya dan itu tidak berhasil juga. Memang pada awalnya memberikan return yang tinggi hingga 150% dalam waktu kurang dari 3 bulan. Tetapi ketika menghadapi market yang tidak mengalami pullback atau koreksi maka akun kita akan tergerus dengan cepat.

  1. Mindset, Management dan Metode

Triple M yang sering di dengungkan bukan lah isapan jempol. Tapi anda harus benar menguasai dan memahami nya. Mindset, saya selalu berpikir bahwa market akan mengikuti analisa kita. Itu hal yang salah. Mindset seperti itu akan menyebabkan 2 sifat manusia keluar. Sifat itu adalah fear and greed, karena merasa kita yang punya market dan pergerakanya sehingga dengan percaya diri menggunakan lot yang besar. Sifat greedy itu membuat management uang kita tak terkontrol dan mengalami kerugian besar. Ketika mengalami kerugian, membuat kita takut untuk bertransaksi lagi dan itu adalah fear manusia. Mindset mengacaukan management, sehingga ketika keduanya kacau mau menggunakan metode apapun akan tetap mengalami kerugian.

4.Mulailah trading dari Metode terlebih dahulu

Ini mungkin konsep trading seperti ini mungkin tidak populer, karena diluar sana masih banyak yang memulai trading dengan cara membuka mindset dulu terus masuk ke metode baru ke management. Saya sudah mencoba hal itu dan itu tidak berhasil untuk saya. Mungkin anda tipe orang yang seperti saya juga, bisa memulai dari Metode trading. Metode trading itu belajar trading system. Trading system yang bagus harus bisa menjawab pertanyaan trader tentang :

  1. Pada harga berapa posisi di buka ?
  2. Pada harga berapa posisi di tutup dalam keadaan profit ?
  3. Pada harga berapa posisi di tutup dalam keadaan profit ?
  4. Apa tren yang sedang terjadi ?
  5. Apa tren bergerak melanjutkan tren sebelumnya ?
  6. Apa tren bergerak reversal dan berbalik dari arah tren sebelumnya ?

dan pertanyaan hal tersebut paling penting adalah :

  1. Kapan perkiraan hal itu terjadi ?

Karena dalam mebuat trading system setiap orang berbeda semoga tuntuan artikel ini bisa membantu anda dalam membuat trading system yang profitable.

 

 

Salam Saya,

 

Bimosingo.com

Leave a Reply

%d bloggers like this: